Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menutup Tabungan BRI Dengan Mudah, Nggak Perlu Ribet Lho!


Cara Menutup Tabungan BRI Dengan Mudah
Cara Menutup Tabungan BRI Dengan Mudah

Finance -- Sering banget secara tiba-tiba nemu buku tabungan lama? Atau mungkin kartu ATM yang bahkan kamu sendiri sudah lupa itu rekening apa? 

Nah loh… jangan-jangan kamu punya tabungan yang sudah lama banget nggak dipakai.

Lucunya, banyak orang yang punya lebih dari satu rekening bank tapi jarang dipakai semua. Akhirnya cuma jadi “penghuni tetap dompet” tanpa fungsi yang jelas. 

Kalau sudah begini, biasanya muncul satu pertanyaan klasik: “Gimana sih cara menutup tabungan bank, khususnya di BRI?”

Tenang, prosesnya sebenarnya nggak ribet kok. 

Bahkan ada beberapa cara yang bisa kamu pilih, tergantung situasi kamu. 

Nah, di artikel ini kita bakal ngobrol santai soal cara menutup tabungan BRI dengan mudah, alasan kenapa orang menutup rekening, sampai biaya yang mungkin perlu kamu siapkan.

Kenapa Sih Orang Menutup Tabungan BRI?

Sebelum bahas caranya, kita ngobrol dulu sebentar soal alasan. Soalnya, banyak juga yang penasaran kenapa seseorang sampai menutup rekening bank yang sudah lama dipakai.

Padahal, kalau dilihat dari segi layanan, Bank Rakyat Indonesia atau yang lebih kita kenal sebagai BRI termasuk salah satu bank terbesar di Indonesia. 

Jaringannya luas banget, bahkan sampai ke daerah kecil.

Tapi tetap saja, ada beberapa kondisi yang bikin orang akhirnya memilih menutup rekening mereka.

1. Punya Terlalu Banyak Rekening

Ini alasan yang paling sering terjadi.

Kadang awalnya kita cuma punya satu rekening saja. Tapi lama-lama nambah. Bisa karena kebutuhan kerja, buka rekening baru waktu kuliah, atau ikut promo bank tertentu.

Sekarang malah lebih gampang lagi, karena buka rekening bisa dilakukan secara online lewat aplikasi seperti BRImo.

Akhirnya tanpa sadar kita punya dua, tiga, bahkan lebih rekening BRI. 

Padahal yang aktif dipakai cuma satu. Nah, supaya lebih simpel, sebagian orang akhirnya memutuskan menutup rekening yang jarang dipakai.

2. Ingin Menabung di Bank yang Lebih Dekat

Alasan berikutnya juga cukup masuk akal.

Walaupun sekarang transaksi sudah bisa dilakukan lewat mobile banking atau internet banking, tetap saja ada kondisi di mana kita perlu datang langsung ke bank. 

Misalnya setor tunai atau mengurus sesuatu yang lebih teknis.

Kalau kantor banknya jauh dari rumah, tentu terasa agak ribet.

Karena itu ada juga nasabah yang memilih menutup rekening lama dan membuka rekening baru di bank yang lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.

Walaupun sebenarnya BRI punya jaringan luas, mulai dari kantor cabang, unit kecil, sampai agen BRILink yang ada di banyak desa.

3. Tergiur Promo dari Bank Lain

Kalau yang satu ini… jujur saja cukup sering terjadi.

Bank biasanya punya berbagai promo menarik untuk menarik nasabah baru. Mulai dari cashback, hadiah langsung, sampai bebas biaya administrasi.

Buat sebagian orang, ini jadi kesempatan menarik. Selain menabung, mereka juga bisa dapat keuntungan tambahan dari promo tersebut.

Tapi tetap ingat ya, sebelum pindah bank atau membuka rekening baru, pastikan bank tersebut aman dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan. Ini penting supaya aktivitas keuangan kamu tetap aman.

Cara Menutup Tabungan BRI dengan Mudah

Nah, sekarang kita masuk ke bagian yang paling ditunggu. Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan kalau kamu ingin menutup tabungan BRI.

Tinggal pilih saja mana yang paling cocok dengan kondisi kamu.

1. Membiarkan Rekening Tidak Aktif

Cara pertama ini bisa dibilang cara yang paling santai.

Kalau kamu tidak ingin repot datang ke bank, kamu bisa membiarkan rekening tersebut tanpa aktivitas transaksi. Biasanya rekening akan tetap aktif selama masih memiliki saldo minimum.

Namun jika dalam waktu sekitar enam bulan tidak ada aktivitas transaksi sama sekali, rekening tersebut bisa berubah status menjadi tidak aktif dan akhirnya tertutup otomatis.

Cara ini sering dipilih oleh orang yang sudah tidak membutuhkan rekening tersebut dan tidak ingin repot mengurusnya langsung ke bank.

Tapi perlu diingat, kebijakan ini bisa saja berbeda tergantung jenis tabungan yang kamu gunakan.

2. Menutup Rekening Langsung di Kantor BRI

Kalau kamu ingin proses yang lebih jelas dan resmi, cara terbaik adalah datang langsung ke kantor Bank Rakyat Indonesia terdekat.

Di sana kamu bisa langsung menuju bagian customer service dan menyampaikan bahwa kamu ingin menutup rekening.

Biasanya petugas akan membantu prosesnya dari awal sampai selesai. Kamu hanya perlu mengisi formulir penutupan rekening dan mengikuti prosedur yang diminta.

Prosesnya juga tidak terlalu lama, selama semua dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap.

Persyaratan yang Perlu Dibawa

Supaya prosesnya lancar, ada beberapa hal yang wajib kamu bawa ketika ingin menutup tabungan BRI.

Yang paling penting biasanya adalah:

  • Buku tabungan
  • Kartu ATM
  • KTP atau identitas diri

Kalau ketiga dokumen ini sudah ada, biasanya proses penutupan rekening bisa dilakukan dengan cepat.

Apakah Ada Biaya Menutup Tabungan BRI?

Ini juga sering jadi pertanyaan.

Jawabannya: iya, biasanya ada biaya penutupan rekening. Besarnya tergantung jenis tabungan yang kamu miliki.

Sebagai gambaran umum, berikut kisaran biayanya:

  • Tabungan BritAma sekitar Rp50.000
  • Tabungan Simpedes sekitar Rp25.000
  • Tabungan BRI Syariah sekitar Rp25.000

Biaya ini biasanya langsung dipotong dari saldo yang ada di rekening kamu.

Kalau kamu ingin memastikan jumlah biaya yang paling terbaru, sebaiknya tanyakan langsung ke customer service saat datang ke bank. 

Mereka biasanya akan menjelaskan semuanya dengan jelas.

Penutup

Menutup tabungan BRI sebenarnya bukan hal yang sulit. Kamu bisa memilih cara yang paling praktis, entah dengan membiarkan rekening tidak aktif atau langsung mengurusnya di kantor bank.

Yang penting, pastikan semua dokumen sudah kamu siapkan supaya prosesnya berjalan lancar.

Kalau kamu memang sudah tidak menggunakan rekening tersebut, menutupnya bisa jadi langkah yang cukup bijak. 

Dompet jadi lebih rapi, administrasi keuangan juga lebih simpel.

Nah, sekarang coba cek lagi dompet atau aplikasi mobile banking kamu. Siapa tahu ada rekening yang sudah lama “tidur” dan sebenarnya sudah waktunya ditutup.